Ada beberapa presepsi yang tidak benar mengenai dokter di masyarakat umum, meskipun beberapa dokter juga meyakini hal ini, namun karakteristik ini tidak benar untuk digeneralisasikan kepada setiap dokter.
1. Dokter adalah konservatif, tidak mau berubah. Ini adalah pendapat yang tidak benar karena seorang dokter menghadapi perubahan setiap saat. Dasar dari perubahan ini adalah penelitian-penelitian yang terus dilakukan memberikan suatu pandangan baru bagi dunia kedokteran. Setiap dokter amat terbiasa dengan pertimbangan pemilihan keputusan yang tepat pada masing-masing individu (pasiennya),apakah perubahan pengobatan yang dilakukan akan memberikan efek yang baik bagi pasien dan apa yang terjadi jika perubahan yang dilakukan tersebut tidak berhasil. Setiap hasil penelitian yang telah dipublikasikan membutuhkan waktu sebelum dapat diterima oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat luas. Pada akhirnya jenis obat yang bertahan di pasaran adalah jenis obat yang benar-benar telah teruji di lapangan, bagi tenaga kesehatan dan masyarakat. Dan ujung tombak perubahan itu adalah dokter yang berdiri di garis paling depan dalam proses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
2. Dokter tidak mau bekerja sama. Banyak pendapat mengatakah bahwa dokter sama sekali tidak dapat diajak untuk bekerja sama dan tidak mau mendengar. Pekerjaan setiap hari seorang dokter adalah bekerja sama dengan berbagai pihak, dari pihak rumah sakit, asuransi kesehatan, farmasi, keperawatan, apotek, gizi, fisioterapi, laboratorium, dan terutama adalah pasien. Suatu sikap kerja sama merupakan aspek penting dalam pekerjaan seorang dokter, dan sikap kurang kerja sama yang mungkin ditunjukkan seorang dokter lebih merupakan suatu tindakan tegas untuk kepentingan pasien. Semua bentuk kerjasama yang dilakukan akan mengerucut ke satu segi: kepentingan pasien. Jadi tidak benar jika dokter tidak mau bekerja sama, bahkan dokter mungkin merupakan profesi yang paling dapat bekerja sama dibandingkan profesi-profesi lain.
3. Hanya ada satu jalan yang benar. Guru kami mengatakan bahwa ini adalah suatu pendapat yang salah. Banyak jalan di dalam dunia kedokteran yang dapat kita pilih. Pilihan-pilihan yang ada tersebut terganting dari keadaan pasien, ketersediaan fasilitias yang lengkap, dan biaya. Masalah biaya merupakan masalah yang cukup memegang peranan penting, terutama jika pasien datang berobat menggunakan asuransi. Banyak hal di luar kedokteran yang menghambat pelayanan kesehatan, dan dokter sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan seringkali menerima “kredit” atas masalah ini.
Sumber:
1.https://docs.google.com/file/d/0B7a-H29Ge4chN21UdFcxRFNUV1M3a21KN1RuLXlKZw/edit?pli=1
2. https://docs.google.com/file/d/0B7a-H29Ge4chdXlhNlRBam1SbjY4NVlYeUxFNk5zZw/edit?pli=1